Subscribe:

Minggu, 30 Oktober 2011

Active Factor. Faktor-Faktor Penting yang Harus Diperhatikan Dalam Menerapkan SEO


SEO
Bagaimana cara mengoptimalkan konten situs / website untuk SEO?
Terdapat dua area utama yang sangat dipertimbangkan search engine ketika memutuskan bagaimana ranking halaman situs anda akan akan ditetapkan.
  1. Pertama adalah konten yang ada pada halaman bersangkutan dan seberapa relevan konten tersebut terhadap query pencarian pengguna search engine. Keuntungan yang dapat anda ambil dari poin yang pertama ini adalah anda dapat dengan mudah mengoptimalkan halaman bersangkutan saat itu juga, caranya cukup dengan edit konten halaman tersebut seoptimal mungkin. Faktor ini disebut dengan faktor aktif (Faktor yang akan dibahas pada artikel kali ini).
  2. Hal kedua yang juga diperhatikan oleh search engine adalah seberapa populer situs anda di internet. Berapa banyak situs lain yang linking ke situs anda? Apakah situs yang linking tadi mempunyai page rank tinggi? Text link apa yang digunakan situs lain ketika linking ke situs anda? Faktor ini disebut dengan faktor pasif. Faktor pasif ini akan saya bahas pada bahasan artikel selanjutnya.
Berikut faktor-faktor penting yang harus diperhatikan dalam optimalisasi SEO:
  1. Gunakan keyword (kata kunci) yang ingin anda fokuskan pada tag <title>.

    Tag title (<title>keyword anda</title>) mengindikasikan title (judul) dari halaman situs anda. Title ini tidak akan muncul pada halaman website, namun title ini dapat anda lihat pada tab bagian atas jendela browser internet anda. Biasanya title ini yang akan muncul pada link hasil pencarian search engine yang dapat diklik oleh pengguna search engine. Sangatlah penting jika anda harus menyisipkan keyword pada tag title ini dimana tag title memberikan petunjuk absolut kepada search engine tentang konten apa yang dibahas pada halaman bersangkutan.

    Contoh penulisan tag title:

    Jika konten situs anda berisi penawaran produk hosting dengan harga murah, konten title halaman situs anda dapat dituliskan seperti misalnya: Hosting paling murah di Indonesia | webhosting murah Indonesia.

    Dapat anda lihat pada contoh title di atas, saya menggunakan karakter pemisah "|" untuk menyisipkan keyword (kata kunci) tambahan. Cara ini sangat bagus (cara alami) untuk diterapkan jika anda ingin menyisipkan keyword (kata kunci) tambahan.
  2. Gunakan keyword (kata kunci) yang ingin anda fokuskan pada tag <h1>.

    Tag H1 sama halnya dengan berita utama pada harian surat kabar. Search engine terlebih dahulu memperhatikan tag h1 ini untuk mengenali konten apa yang sebenarnya dibahas pada halaman website anda. Jika spider search engine menemukan keyword penting pada tag <h1>, maka halaman website anda akan dianggap relevan pada hasil pencarian search engine mereka.

    Namun sayangnya tidak banyak orang yang menggunakan tag H1 ini dikarenakan style default tag H1 terlihat sangat besar dan mungkin sebagian orang menganggap tab H1 ini membuat tampilan situs terlihat kaku. Sebenarnya solusi masalah ini dapat diatasi dengan membuat tag property CSS untuk H1, sehingga akan terlihat lebih bagus namun tetap bisa menarik perhatian search engine. Contoh pembuatan properties css untuk mengatur tampilan tag H1 dapat anda lihat seperti di bawah ini:

    h1 {font:16px Arial, Helvetica, sans-serif; color:#000;}
  3. Sisipkan keyword (kata kunci) pada 50 kata pertama halaman website.

    Banyak search engine yang lebih memperhatikan (fokus) pada 50 kata pertama pada halaman website anda daripada keseluruhan konten halaman. Jadi pastikan anda menyisipkan keyword (kata kunci) setidaknya dua keyword pada 50 kata (kalimat) pertama ini.
  4. Sisipkan keyword setidaknya satu kali pada setiap seratus (100) kata pada text halaman website anda.

    Masa dimana menyisipkan keyword pada meta tag keyword halaman website anda semakin lama diabaikan oleh kebanyakan search engine, namun solusi alternatifnya anda tetap bisa menyisipkan keyword ini pada tiap kalimat (setidaknya 100 kata) konten situs. Direkomendasikan keyword density (seberapa sering keyword ini diucapkan / dituliskan) ini tidak lebih dari 4% (rekomendasi 1% - 4%). Jangan sampai melebihi 4% (terlalu sering muncul) atau konsekuensinya situs akan dianggap spam oleh search engine. Silahkan gunakan online tools gratis (googling aja) untuk cek keyword density ini.
  5. Sisipkan keyword pada internal link (anchor text internal).

    Anda mungkin sudah pernah mendengar istilah "Google bombing", dimana banyak orang melakukan linking ke halaman website tertentu menggunakan keyword link (anchor text) dengan maksud mendapatkan posisi teratas pada pencarian search engine. Meskipun masing-masing halaman mempunyai subjek bahasan yang berbeda, trik ini masih bisa digunakan. Hal ini bisa diterapkan karena search engine memperhatikan kata pada text link (anchor text) untuk menelusuri halaman yang dituju.

    Trik yang satu ini dapat anda optimalkan dengan modifikasi sedikit pada anchor textnya. Misal website anda fokus pada hosting murah, contoh untuk link ke halaman utama (home) untuk lebih optimal gunakan text "Halaman utama hosting murah" lebih baik daripada menggunakan anchor text "Home". Hindari pemakaian anchor text yang umum seperti "Klik di sini" atau "Click here", kecuali jika anda ingin fokus pada kata "Klik di sini".
  6. Selalu publish (terbitkan) konten yang original (asli) karangan anda sendiri.

    Search engine tidak akan mau menampilkan situs yang mempunyai isi konten yang sama, dengan anggapan konten semacam ini tidak akan memberikan hasil yang bagus bagi pengguna search engine. Kesimpulannya, banyak search engine memberikan penalti bagi situs yang terdeteksi menampilkan konten sangat mirip dengan konten situs lainnya. Jika anda nekat copy paste konten dari situs lain, konsekuensinya situs anda tidak akan mendapatkan ranking di mata search engine.

    Jadi solusi apa yang harus anda lakukan untuk menghindari masalah seperti ini? Trik yang dapat dipakai antara lain dengan memodifikasi konten situs dengan bahasa anda sendiri agar konten terlihat lebih unik, edit paragraf atau gunakan sinonim. Setidaknya perubahan yang harus anda lakukan adalah sebesar 50% dari konten aslinya. Namun tetap disarankan anda menulis artikel / konten unik anda sendiri untuk lebih mendapatkan ranking yang bagus di mata search engine.
Masih ada beberapa faktor aktif lainnya yang dapat digunakan untuk meningkatkan ranking situs, namun umumnya point-poin di atas adalah beberapa faktor aktif yang paling utama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih telah menanggapi Artikel yang tidak berguna ini....